menjelang datangnya hidup baru

pokoknya ceritanya rumah saya paciweuk lagi, (tolong ya jangan ngopi-ngopi kata paciweuk. saya lagi enak makenya. malu atuh euy.)

dan saya bosen sama keadaan yang nggak pernah berenti – berenti kaya gitu terus, mintanya materi sama teori. MATERI DAN TEORI. satu hal yang nggak mungkin bisa memuaskan hati. ironis.

lalu saya memutuskan untuk .. pergi.

ehem, maaf ya saya bukan tukang kabur. maksudnya saya mau nge kost. maka rencananya saya pindahlah ke sebuah kost-an putri di jalan Bali.  RENCANANYA. namun karena sulit sekali untuk ngemeng (itu jangan di tiru juga, you sucks you know?) jadi saya sekarang sedang mengumpulkan iman (cieila) buat ngemeng sama mereka.

lebih susah daripada menggoda bu hermin untuk tidak mengajar hari ini.

resikonya bukan diceramahi, saya udah punya imun buat yang itu. dicibir? bukan, masih terlalu kuat. ditampar? hah cetek. dimarahi? lebih susah nahan pipis.

namun ketika ditanya alasan kenapa mau kost saya bakal diam

karena, nggak ada teori buat yang namanya memperbaiki kehidupan, dan mereka nggak mau ngedenger CURHATAN BABI tentang ‘saya takut ada di rumah’ atau ‘saya muak di rumah’ mereka butuh teori. dan saya nggak bisa plas plos ngemeng ‘ mungkin saya bisa lebih mandiri dilatih karena nanti sendiri bla bla bla bla’ karena semuanya bullshit.

semuanya hanya karena satu alasan,

di rumah, saya tidak akan pernah berkembang.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.